Tampilkan postingan dengan label SIG. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label SIG. Tampilkan semua postingan

Kamis, 29 November 2012

Tugas GIS (Digitasi GIS Map Jogja)


Tugas GIS (Digitasi GIS Map Jogja) - Disini ini, saya akan menjelaskan bagaimana cara Digitasi GIS Map Jogja menggunakan ArcView 3.3 (Edit Tool 3.1, MNDR dan Transform Tool). Untuk Pertama kalinya kita copy File EXTE32 (yang datanya ada di lab), kemudian pastekan di folder EXTE32 ESRI. Langkah - langkah untuk mengcopynya bisa liat gambar di bawah ini :

Senin, 15 Oktober 2012

Komponen yang Membangun GIS


Komponen yang membangun GIS menurut Howard (1996) terdiri dari  5 
(lima) bagian :

a. Perangkat lunak (software)
Komponen software ini mencakup didalamnya adalah software GIS, 
seperti software GIS Arcinfo, dan juga perangkat software pendukung lainnya, 
yaitu Operating System, dan software database lainnya, seperti Oracle. Komponen 
- komponen software adalah: Alat untuk memasukkan & memanipulasi informasi 
geografik, DBMS (sebuah database untuk sistem pengelolaan), dan Alat untuk 
menyokong pertanyaan-pertanyaan geografik, menganalis dan Memvisualisasikan 
GUI (Graphical User Interface).

Jumat, 21 September 2012

Manfaat SIG di Berbagai Bidang


Manajemen tata guna lahan
Pemanfaatan dan penggunaan lahan merupakan bagian kajian geografi yang perlu dilakukan dengan penuh pertimbangan dari berbagai segi. Tujuannya adalah untuk menentukan zonifikasi lahan yang sesuai dengan karakteristik lahan yang ada. Misalnya, wilayah pemanfaatan lahan di kota biasanya dibagi menjadi daerah pemukiman, industri, perdagangan, perkantoran, fasilitas umum,dan jalur hijau. SIG dapat membantu pembuatan perencanaan masing-masing wilayah tersebut dan hasilnya dapat digunakan sebagai acuan untuk pembangunanutilitas-utilitas yang diperlukan.

Ruang Lingkup SIG

Pada dasarnya pada SIG terdapat enam proses yaitu:

Ø  Input Data
Proses input data digunakan untuk menginputkan data spasial dan data non-spasial. Data spasial biasanya berupa peta analog. Untuk SIG harus menggunakan peta digital sehingga peta analog tersebut harus dikonversi ke dalam bentuk peta digital dengan menggunakan alat digitizer. Selain proses digitasi dapat juga dilakukan proses overlay dengan melakukan proses scanning pada peta analog.

Komponen SIG


Komponen-komponen pendukung SIG terdiri dari lima komponen yang bekerja secara terintegrasi yaitu perangkat keras (hardware), perangkat lunak (software), data, manusia, dan metode yang dapat diuraikan sebagai berikut:

Sejarah Pengembangan SIG

35000 tahun yang lalu, di dinding gua Lascaux, Perancis, para pemburu Cro-Magnon menggambar hewan mangsa mereka, dan juga garis yang dipercaya sebagai rute migrasi hewan-hewan tersebut. Catatan awal ini sejalan dengan dua elemen struktur pada sistem informasi gegrafis modern sekarang ini, arsip grafis yang terhubung ke database atribut. Pada tahun 1700-an teknik survey modern untuk pemetaan topografis diterapkan, termasuk juga versi awal pemetaan tematis, misalnya untuk keilmuan atau data sensus.

Pengertian SIG (Sistem Informasi Geografis)


Sistem Informasi Geografis (bahasa Inggris: Geographic Information System disingkat GIS) adalah sistem informasi khusus yang mengelola data yang memiliki informasi spasial (bereferensi keruangan). Atau dalam arti yang lebih sempit, adalah sistem komputer yang memiliki kemampuan untuk membangun, menyimpan, mengelola dan menampilkan informasi berefrensi geografis, misalnya data yang diidentifikasi menurut lokasinya, dalam sebuah database. Para praktisi juga memasukkan orang yang membangun dan mengoperasikannya dan data sebagai bagian dari sistem ini.